Cerita ini tentang seorang remaja yang ingin membuat hidup nya lebih baik,tapi banyak kejadian-kejadian yang membingungkan.Tentang kejadian memalukan dan tingkah yang aneh,yang membuat pemuda itu menjadi susah untuk mencapai puncaknya.begitulah kehidupan para remaja sekarang nakal,gokil,pokok nya asik dech.Banyak lah yang terjadi,tapi yang membuat dia jadi bersemangat juga ada,saat itu dia......mmm aku rasa masih rahasia,hahaha !!! dan beginilah ceritanya,dimulai saat dia lulus dari SMA.
Seperti anak-anak yang baru lulus sekolah,bingung mau apa dengan nilai yang didapat nya walaupun gak sempurna.Tapi sebelum dia mendapatkan nilai itu,dia sudah mendapatkan gambaran tentang apa yang akan dilakukan setelah lulus.Waktu itu dia bersama temannya yang ingin melanjutkan kuliah nya,mereka suka bepergian kemana-mana,entah itu ke-jogja,naik gunung atau apalah yang masih bisa mereka lakukan.Pertama-tama mereka bekerja dulu menjadi seorang sales barang kesehatan,yang mengajak dia menjadi sales adalah temannya yang akan melanjutkan kuliah,Kirno.Mereka menjual barangnya kemana pun,kerumah teman,saudara,bahkan ke kantor-kantor,seperti kecamatan,kelurahan,sekolahan. Pertama mereka manjual barang itu ke instansi pemerintah atau kecamatan,dia masuk ke kantor itu, begitu masuk dia mengucapkan “permisi,assalamualaikum” lalu dia masuk sambil memegang tasnya.
Kirno : “permisi,saya disini akan mempromosikan alat kesehatan,yaitu batu magnet untuk kesehatan.Dan beginilah barang nya (sambil dia membuka tasnya dan memperlihatkan nya)...”
xXx : “Apa gunanya barang itu? Apakah ada manfaat nya untuk kita?”
Kirno : “Banyak pak,bisa menyembuhkan penyakit seperti pegel pada badan,masuk angin. Dan mencegah penyakit.
Dan begitulah seperti sales-sales lain,menjajakan barang nya hingga pembeli membeli alau agak memaksa.Tapi yah itu dengan gaya bicara nya kita jadi bisa mendapatkan uang walaupun hanya Rp. 100.000 dan uang iu dibagi 2 jadi Rp. 50.000.Mungkin aku banyak salah sama temanku itu,yah bisa anda bayangkan bagiamana rasanya memendam kesalahan itu dan tidak pernah meminta maaf.Tapi aku sudah pernah meminta maaf sih,yah mungkin dia mengerti kalau itu cuma becanda.Setelah kita menjadi sales aku bekerja disebuah swalayan dan dia melanjutkan sekolah nya ke Universitas di kota Yogyakarta. Sebuah kota besar yang dulu pernah membuat pengalaman menarik dengan temanku itu,berbagai jalan dilalui walaupun mungkin aku yang selalu diuntungkan.
Begini ceritanya,suatu hari saat aku b elum bekerja di sebuah swalayan.Aku mendaftarkan pekerjaan ke sebuah toko Oli dan aku lupa namanya apa itu,tapi toko nya tutup dan setelah itu aku menelpon ayahku.
Me : Pak tokonya udah tutup,terus mau gimana?
Bapak : Owh..ya udah terserah kamu sekarang,mau gimana.besok gampang kesitu lagi.
Me : Ow ya,kalo gitu aku ke jogja aja sama temenku ya.
Bapak : Ya tidak apa-apa,tapi jangan lupa oleh-olehnya.
Setelah itu berangkatlah aku ke jogja,temenku tanya “mau kemana bro?”,aku menjawab “terserah lah,aku gak tau jalan jogja sih,situ sendiri enaknya kemana?”,dan jawab lah dia lagi “ke paris aja yok (parangtritis maksudnya),asek disana.” Dan aku menjawab lagi “ okelah bro,udah lama juga aku gak kesana.” Dan beangkat lah ,ereka berdua ke parangtritis,melewati jalan yang disebut “ring road”. Kalo dari arah sleman tepatnya di termina jombor diperempatan kita belok ke kanan.Jalan terus melewati 4 perempatan,lalu perempatan yang ke 4 kita belok kanan.jalan lurus dan sampailah kita ke parangtritis. Sebelum sampai di gerbang temanku suruh membuka helm karena mungkin akan cari yang gratis masuk nya,dikira kita orang daerah situ juga kali ( bayarnya 7000/ motor,kalo mobil 15000/mobil kalo gak salah sih).yah kita jalan terus dan sampailah di tempat tujuan,yaitu pantai Parangtritis yang katanya tempat yang bagus untuk bersenang-senang.Kita meletakkan barang-barang di sebuah penginapan dekat pantai. Dan katanya penginapan itu tempat nya orang bersenang-senang,dan aku pun pernah bersenang-senang juga karena pertama kali nya aku minum-minuman beralkohol tapi masih standar kesehatan. Tapi waktu itu pas kita berangkat kesana kedua kalinya. Puas kami bersenang-senang di pantai itu,kami pun pulang dengan kegembiraan dan pengalaman baru yang bisa diceritakan ke teman-teman.Sepulang dari jogja kami pun pulang kerumah sendiri-sendiri, hampir tiap malam kami pergi ke Angkringan dan tidur menginap di rumah Teman kami Acoenk.Disana kita sering bermain PS (playstation) sampai pagi tiba,bahkan bisa seharian dirumah nya.Waktu itu memang kami tidak memikirkan apa yang akan terjadi besok,kami menjalani apa yang ingin kami jalani walaupun itu berbeda dengan pikiran orang lain termasuk orang tua.Berbohong atau tidak pernah pamit mau kemana,yah begitulah pikiran saat masih lulus SMA.
Wah kalau sekarang sudah berbeda,aku memikirkan apa yang baik untuk masa depan ku dan keluarga ku dengan mencari pekerjaan dan mengumpulkan uang untuk biaya sendiri.Tapi aku masih ingat kejadian saat aku mengantarkan temanku yang ingin kuliah di jogja,mengikuti tes yang diselenggarakan untuk masuk universitas negri STPTN...PSTPN...STPTTN atau apalah itu (STPDN mungkin ya),tak tau juga aku.Waktu itu aku berangkat pada siang hari jam 11.00 berkumpul dirumah acoenk dulu,yang berangkat hanya aku,kirno,acoenk,pampam,empik terus risa kalo gak salah.Disana kita nunggu lama sekali, sekitar 1 jam lah sampai awan mendung tiba.Acoenk juga harus menyerviskan motor nya,aku ikut sama dia waktu itu dan ada hal gila waktu itu.Kita kan berangkat ke bengkel yang ada di desa mmmm..... terus disana kita mengisi oli nya,tapi rem depan nya gak bisa dibetulin disana dan kita pergi ke bengkel dekat pertigaan jalan itu.Nah disana ada yang aneh,aku lihat seorang cewek yang menjadi penjual di toko bengkel itu,cantik,manis,rambutnya panjang,kalau dilihat jadi nya “WOW body nya hot”.
Acoenk : Heh,,apa liat-liat,hati-hati matamu itu copot nanti...!!! hahahaha
Me : Emangnya boneka,dirimu kenal apa sama tu cewek?
Acoenk : Dia temen SMP ku,mau dimakan juga gak pa-pa,mau?
Me : Hahaha,,kalo boleh mah gak pa-pa,situ punya nomer hp-nya?
Acoenk : Gak punya,hehehe,usaha sendiri donk...
Me : Wah situ gak mau berbagi informasi ya,,,
Acoenk : Yow gak,usaha sendiri...aku aja dah punya cewek,entar ketahuan bisa bahaya....hahaha
Me : Wah pelit situ,ya udah entar kalo bayar,aku aja kesana yang bayar,hahaha
Acoenk : Hahahaha,bagus juga ide mu...
Setelah lama berselang mendandani motor Acoenk,eh malah kesempatan itu malah hilang.Waktu membayar aku maju kedepan,dia nya malah kedalam dan ternyata rencana itu dibaca oleh orang yang punya.Orang china itu (yang punya bengkel) menyuruh nya masuk kedalam,bener-bener deh nasib ku lagi apes.Dan dia menyambutku dengan penuh semangat ingin menonjokku,tapi itu Cuma bayanganku aja karena mukanya penuh dengan kerutan-kerutan (mungkin dia emang udah tua yak). Yah begitulah nasibku,terus jomblo sampai sekarang pacaran aja Cuma beberapa bulan.Setelah itu motornya jadi dan kita beranjak pulang untuk persiapan pergi ke jogja,dan aku terus memandanginya dan dia tersenyum padaku.Mungkin percakapan diatas ada yang salah atau malahan salah semua ya,yang jelas intinya kaya gitu lihat cewek tapi mau kenalan malah ada nenek sihir.Jam 14.00 waktu menunjukkan dan kita bersiap untuk berangkat dan kita memang berangkat dalam keadaan mau hujan.Dan itu terjadi kita kehujanan saat sampai di daerah sebelum masuki perbatasan antar provinsi kita berhentin disana,dengan wajah yang penuh kelucu-lucuan karena hujan.kalau inget itu jadi pengen nyanyiin lagu “long live my family” karena waktu itu memang susah dan penuh dengan rintangan untuk mengambil kitab suci ,,, eh salah rintanga untuk mencari tempat buat tes itu hahaha.Muter-muter lah waktu itu karena gak tau jalan juga, bingung juga karena tempatnya masuk gang terus kita suruh pilih mau jalan kemana,kayak masuk ke lubang ular keluar masuk sama aja tapi enak juga kalau keluar masuk lubang.Dan sampailah kita di gedung Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) fakultas Ekonomi,tempat dilaksanakan nya tes ujian masuk universitas negeri. Tapi kalau malam kelihatan Horor karena gelap dan sepi padahal tempatnya naik ke atas,naik tanga lagi,capek banget. “bro horor banget tempat nya,gak cari tempat lain aja pa?” aku tanya, “wah aneh-aneh aja kamu ni,yow gak bisa to yow, kayak tempat nya mbah mu aja” kirno jawab, “kali aja bisa pindah,di nomer kelas berapa besok situ tes nya?” tanya lagi aku, “nomer berapa ya?nah itu dia kayaknya” (maaf saya lupa nomer kelas nya,,^_^).
Tapi sebelum ke gedung itu kita mengantar risa dulu kayaknya,ke Universitas......mmm lupa lagi. Waktu nyari universitas itu kita juga muter-muter lagi,and kita kumpul di Masjid UGM.Wow Gede banget masjidnya tidak seperti di kota ini,Temanggung.Lanjut lagi setelah di gedung UNY fakultas Ekonomi kita menuju tempat penginapan dan kita kehujanan dijalan,terpaksa kita berhenti dulu disebuah tempat di kota jogja.
Pampam : Wah hujan terus ni,terus gimana?masih jauh pa tempat penginapannya,kir?
Kirno : Masih tho,kan daerahnya parangtritis,asek lho tapi,bener gak bo?
Me : Hah? Apa apa?
Empik : Wah kamu ni malu-malu in wae,tidur kok didepan gerbang,tu lho entar dimarahi yang punya,diusir kita.
Me : Hahaha...sante aja,Cuma bebaring aja kok, tapi kalau soal pantai boleh juga tu,kita tidur disana aja dari pada di jalan nie,
Acoenk : Yow dah,tapi gimana seng ditempate Codot?
Pampam : Wah iya tu,disms coba,,,kalo gak dibales yow di telpon aja
Acoenk : Tapi kalo gak bisa ada cadanga gak?
Kirno : Ada,kita kerumahnya Aryo,coba tak sms dulu.
Beberapa saat setelah sms terbalaskan......
Empik : Codot balas sms ni,katanya gak bisa karena dirumahnya lagi ada sodaranya dari jakarta, gimana yang Aryo?
Kirno : Wah gak balas dia,ditelpon juga gak diangkat.terus gimana?ke Pantai?
Pampam : Yang bener coba sekali lagi,,
Me : Pantai aja yuk,,mungkin besok malem bisanya mereka
Kirno : Gak dijawab,gimana?
Acoenk : Yow dah,gak pa-pa,katanya murah kan disana?berapa Kir?
Kirno : 50.000 per malam,mau yang ++ juga bisa,hahahaha
pampam : Matanya,emange punya duit banyak,,,
Empik : Yok deh,berangkat...udah gak hujan ni,entar kemaleman lho..
All : Ayow mangkat....
Dan mereka pun berangkat menuju tempat persembunyian para penjahit,hahaha.!!! Aneh ya, maksudnya tempat peristirahatan di Pantai Parangtritis.Dan sesampainya disana kita meletakkan barang-barang lalu pergi mencari nafkah eh salah,mencari makan maksudnya alias berburu kuliner pantai.Disana kita makan Nasi Goreng yang kata Mr.Barack Obama enak sekali dengan minum segelas Es Teh karena disana panas juga walaupun di luar.Waktu itu juga bertepatan saat acara perayaan apa itu,orang-orang china yang ngerayain nya di pantai Parangtritis.Ada barongsai,terus yang naga itu, juga pembakaran naga yang dipake menari itu.Ramai banget waktu itu orang-orang China datang dari daerah jogja,bahakn warga desa pun ikut meramaikannya.Dan disaat-saat terakhir ada banyak sekali kembang api yang di mainkan,indah dan berasa bersemangat sekali walaupun aku Cuma merasakan aura-aura yang keluar dari tubuh orang-orang disekitar.Rasanya tak ingin melewatkan hari itu dan kami pun terpaksa tidak merekam karena ketidaktahuan adanya acara itu (kami tidak bawa HP/kamera saat itu). Sungguh pemandangan yang indah saat itu,walaupun itu mungkin kenangan kecil di pikiran mereka tapi bagiku “I never forget it”. Karena kadang kenangan kecil bisa selalu diingat walau memang hanya teringat saat ka membicarakan kejadian itu.Lebay sangat aku ini,hahaha tapi apa boleh buat sih,ini tulisan ku,dan pengalamanku apapun nilainya pasti ada yang positif dan negatif.Monggo di nilai.
Besambung..... ah belum lah,masih ada perjalanan ke jogja untuk mengikuti tes masuk universias negeri dan itu sangat-sangatlah susah kata teman saya.Mungkin memang susah juga,katanya yang bisa masuk hanya orang-orang yang punya uang banyak.Kalau kita mengandalkan tes itu saja,ya kita pasti kalah sama orang-orang yang beruang dan kasus itu sudah banyak terjadi yang kelihatan mapun yang tidak kelihatan.Tapi yang kelihatan saja gak di musnahkan praktek itu,apa lagi yang tidak kelihatan mau apa lagi kita dengan kebijakan pemerintah atau orang-orang kaya yang ingin mengharumkan nama pendidikan bangsa Indonesia saja tidak bisa.Dan hukum hanya berpihak ke orang-orang atas seperti pemerintah,orang-orang beruang dan orang-orang pintar yang sombong.Padahal banyak dari mereka yang ingin bersekolah mencapai impian mereka walau mungkin hanya akan mejadi angan-angan, dan banyak juga mereka yang putus sekolah karena banyaknya biaya yang mereka keluarkan untuk sekolah. Banyak alasanuntuk pembangunan itu ini,padahal sekolah itu sudah mendapat dana pembangunan gedung dari pemerintah,tapi kenapa masih saja meminta dana sumbangan sukarela?.dan kenapa lagi subangan sukarela itu diwajibka,katanya sukarela tapi kok harus?bagi mereka orang-orangpunya sih okelah gak apa-apa,tapi bagi orang tidak mampu gimana caranya mereka memayar sumbangan yang sebesar harga HP china keluaran terbaru.Kalau terus seperti itu sama saja dengan generasi berikutnya mereka hanya melanjutkan tradisi makan-memakan yang diturunkan pemerintahan sebelumnya. Contoh yang paling dekat dan sederhana adalah mereka para petani Indonesia yang mempertaruhkan hidupnya di beberapa hektar tanah,dan yang beberapa hektar itu saja sempat direbut oleh orang yang beruang karena mungkin mereka lebih pintar sampai-sampai memalsukan surat tanah itu.Tapi bukti untuk pemalsuan itu tidaklah ada,karena pintar nya mereka dengan uang dan uang.Untuk itu para petani itu mengharapkan anak nya bersekolah agar menjadi orang pintar dan membuat keluarganya terbebas dari kemiskinan.Eh malah berserita tentang pemerintah,kembali ke lap......lapangan bola, hahahaha. Lalu mereka masuk ke ruang ujian dan melaksanakan ujian itu,sebelum itu kita berkumpul di masjid Universitas Gajah Mada (UGM) makan dulu kita disana.Aku ikut dengan Kirno yang mengikuti tes digedung UNY F.Ekonomi.”Wow” adalah kata yang ucapkan pertama kali saat masuk universitas itubegitu banyak nya para remaja yang ingin mengikuti tes itu,dan mereka yang sedang belajar di gedung itu pun banyak atau yang bisa disebut Mahasiswa.Tapi kayaknya kata Mahasiswa gak enak dikatakan sebelum mereka benar-benar memakai otak mereka untuk keberhasilan mereka dan bangsa ini.Penindasan,tawuran,berkelompok (geng sekolahan),mereka hanya melakukan sesuatu dengan otak besarnya saja alias kesombongan nya.Mereka lebih tua lebih pintar lebih besar namanya,tapi apa yang mereka lakukan untuk mereka dan bangsa ini?merusak fasilitas yang sebenarnya fasilitas itu dari uang pajak yang mereka bayar setiap bulan.ohhh tidak kenapa lagi dan lagi ya,lanjut deh ke cerita.
Aku menunggu lama temanku Kirno yang sedang ikut tes,tapi apa boleh buat waktu itu aku juga tidak tahu jalan-jalan Jogja waktu itu(sekarang sih kemana aja yok berangkat).Sambil makan nasi goreng dan ngobrol dengan mahasiswa fakultas itu. “kamu ikut tes itu ya?”dia tanya,”gak kok mas,Cuma ngantar aja temen yang ikut,lho mas nya ikut juga atau udah jadi mahasiswa sini?”aku jawab,”aku udah mahasiswa sini,ow Cuma nganter tho,orang mana?”dia tanya lagi,”Temanggung mas,tau gak?mas nya sendiri?” aku balik tanya,”aku orang sleman....” bla bla bla,Cuma ngobrol sebentar aku sama dia,kalau cewek mah terusin saja sampai orang tuanya,eh tapi dihari berikutnya aku juga ngobrol sama cewek lho di Universitas Negeri Yogyakarta fakultas kesenian,wow hot banget ceweknya tapi apalah daya nafsu yang gak bisa ditahan karena banyaknya godaan yang ada di depan mata.
Bersambung dulu yah,...hahahaha...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar