Part 2 :Jalan yang panjang
Lho lho,sampai mana ini kita? “magelang pakde”,”hahaha,matamu”.Waktu sama cewek itu,wah seperti disurga dah kalau lihat dia bawaan nya pengen cepet langsung sikat (kayak makanan).Namanya kalo gak salah ni mmm...,Rini (bukan syahrini lho).Waktu nganterin si Arya,dia masuk fakultas Kesenian dan Kebudayaan di Universitas Negeri Yogyakarta.Aku bawa gitar waktu masuk itu,mungkin dikira aku mau masuk universitas itu kata si Arya.Lama banget disana ngantri nya,banyak juga sih yang ndaftar kayak lagi ngantri sembako dari pemerintah.Tapi liat pemandangan kayak itu,wah jadi pengen masuk kesana, kapan ya bisa kuliah? Mungkin besok setelah aku pulang dari melaut kali ya.Waktu itu aku boncengan sama Arya dan Empik. Kehujanan pas udah selesai daftar,deras banget padahal udah ditunggu sama Kirno,Pampam,and Acoenk di tempat makan yang murah meriah kalau di seukuran mahasiswa.Kalau dipikir-pikir,mending makan dirumah atau ke warung Ijo sepuasnya deh mau makan apa (Cuma 5000). Berangkat lah kita dari tempat itu karena hujan udah mulai mereda dan pas banget kita kelaparan,lalu berangkat dan kita kehujanan lalu berhenti di pos ronda belakang Universitas itu.waduh gak disangka-sangka sampe sana gak hujan sama sekali,Kirno dan 2 kawannya udah selesai makan.Setelah itu kayaknya kita langsung pulang ke Temanggung,dan kita gak tau jalan pulang dari kawasan kampus. Setelah sampe jalan gede yang mau ke Sleman Kirno dah baru teringat jalannya,untung nya inget dia karena sempat juga sih tanya pas di lampu lalu lintas.Eh kita suruh ngikutin tapi kita kehilangan bapak-bapak itu,gak tau kenapa kayak nya dia malaikat (hahaha...ngaco).Alhamdulillah kita sampe rumah dengan selamat,tapi ada kejadian lucu waktu pulang.Kan aku sama Kirno ditinggal duluan,sampe di pasar Muntilan ban nya bocor,dan untung nya ada tukang tambal Ban deket sana.Banyak sekali kita mengobrol dengan tukang itu,tentang balapan,cewek,juga kisah-kisah yang lain.Aku dulu inget pas ke-2 kali aku ke jogja lagi,pas pulang nya ban motor Kirno meledak,doorrrr kayak ledakan Bom.Pas itu sampe di ring road kita,dia bilang “sorry ya bro,aku kok selalu apes aja”,”sante aja bro,aku kok yang ngajak situ” jawab aku, “okelah kalo begitu,,hahah” jawab nya.Lalu kita sampai ke perempatan dan bertaya pada seorang bapak-bapak,”pak dimana ya tambal ban terdekat?” tanya kirno,”coba itu disana dek,kalo tidak ada coba diseberannya” jawab bapak-bapak itu.”Makasih pak”,kirno,”sama sama dek”. Ditempat pertama sudah tutup tambal bannya,dan kita coba menyeberang tapi jauh banget mau menyeberang karena kita masih di sekitar ring road.Aku yang duluan karena tinggal menyeberang,kirno yang terakhir karena bawa motor dan harus memutar untuk dapat menyeberang.Lumayan juga kalo kita jalan memutar,waduh capek nya seperti muter kota Temanggung.Aku duduk di bangku dan menunggu kirno datang,setelah beberapa menit kemudian dia muncul dengan muka kelelahan.Langsung dah dia markirin motornya,dan dia tanya sama tukang betulin ban nya.
Kirno : Ini pak ban saya tadi meledak,kira-kira berapa ya pak?
Tukang : Ini tinggal ban ukuran 225,dan 30.000 +masangnya,
Kirno : Gak ada ban yang lain pak?
Tukang : Bentar ya dek tak cari dulu disana,
Kirno : Ow iya pak,
Setelah beberapa menit kemudian orang itu datang....
Kirno : Gimana pak?ada gak?
Tukang : Waduh dek,suda habis yang lain,tinggal ini
Kirno : Yang bener pak,tolong cari lagi pak,
Tukang : Udah tak tanyain semua,Cuma tinggal ini, seharusnya disana ada tapi udah tutup
Kirno : Ya udah deh pak,yang itu aja,
Lalu dia berbisik padaku, “pasti ada ban yang lain,tapi bapak-bapak itu gak mau ngasih,memang mahal sih,tapi ini memang disengaja”, jawab aku” yang bener bro?masak bisa?”,jawab Kirno” ya bener lah, orang jualan mah bisa ditebak,ah tu dia datang”.Yah begitulah terpaksa kami beli yang itu karena udah malam juga,mungkin itu akibatnya kalau kita begini begitu pas di paris.Peringatan kali ya agar kita menjauhi larangan-NYA,untung aja Cuma ban bocor tidak terlalu parah.Dan malam terus berjalan sampai kami tiba di Temanggung dan bermukim di rumah Acoenk,terus maen PS dech sampe pagi (kalau gak salah sih,kayak nya aku pulang...lupa).
Ow ya,seelah itu barulah saat kita menentukan jalan masing-masing tapi kita tetep temen,maksud nya Kirno kuliah dan aku lanjut kerja.Pas waktu hari aku mau berangkat ke Jakarta aku di panggil untuk kerja di swalayan Temanggung dan terpaksa deh aku gak jadi berangkat ke Jakarta waktu itu,sore nya aku di panggil terus hari berikutnya mulai lah aku bekerja.Sebenarnya dihari pertama kerja gak ada yang spesial sih,tapi waktu aku lihat seseorang di swalayan sebelah (masih satu company) membuat bekerja disitu menjadi spesial edition.Namanya Ani,rumah nya aku gak tau dia pake motor shogun merah dan setahu ku dia sudah ada yang punya tapi aku cari tahu ternyata dia masih sendiri.Wow sulit untuk melupakan wajahnya saat pertama kali bertemu dan berbicara dengan dia.Mmm waktu itu pas lagi istirahat kta ngobrol walaupun cuma sebentar karena aku nervous saat berbicara.Pertama dia dulu yang tany,
Ani : Eh kamu anak S*** 1 ya?rumah mu mana?
Me : Iya mbak,rumah ku Brojolan barat, mbak nya mana?
Ani : Aku di ****,ow brojolan barat ya,berarti temene **** ya? Nama mu siapa?
Me : Iya mbak,nama ku Iqbal,mbak’e siapa?
Ani : Jangan panggil mbak to,biasa aja Ani gitu,santai aja
Me : Ow ya,sori sori,,aku baru beberapa hari disini,hehehe
Dan begitulah kira-kira,sampai saat ini pun aku tak bisa melupakannya karena dia seperti bidadari impian ku yang sedang turun untuk menemui ku dan ingin bercinta denganku.Sungguh sia-sia waktu saat itu,kenapa aku gak bisa lebih jauh dekat dengan dia ya? Seperti patung saja aku ini.Ingin aku bertemu dengan dia sekali lagi karena ada yang ingin aku katakan.Hari-hari demi hari kulewati saat bekerja di swalayan itu,ada satu lagi seseorang yang menurutku dia itu bidadariku yang satunya lagi. Namanya Kurnia,dia di swalayan sedang melaksanakan OJT atau PKL.Dia dari SMK *** bersama satu teman nya ang bernama Rina,mereka begitu menarik bila dilihat mungkin karena aura mereka yang berbeda dari cewek lain selain Ani.Bahkan temanku yang aku kenal di swalayan juga sampai tergila-gila dengannya,nama temenku itu Heru dia dari SMK *** di Parakan,Temanggung.Dia juga PKL disana dan pertemanan kita dimulai dari situ,tapi kalau dihitung-hitung sih dia selalu membantuku pas aku bekerja di swalayan.Dia baik padaku dan aku juga,seperti saat kita bekerja di hari puasa aku selalu beri dia makanan berbuka puasa walaupun Cuma sedikit karena aku tahu gimana kondisinya (bukan bermaksud sombong tapi apa daya kenyataan yang ku pikirkan).Sampai saat ini pun aku memikirkannya karena dia salah satu temanku yang mungkin satu pikiran denganku,tapi ya itu karena kita memang sudah sibuk masing-masing jadi gak sempet bercanda sama si Heru.Dia enak di ajak berteman sama semua orang yang bekerja disitu,semua nya kenal dia.Dari anak buah bos bagian luar,anak buah bos bagian dalam sampai yang di tempat parkir pun kenal dia.Banyak lah kejadian yang menyenangkan dan tidak menyenangkan,terutama orang-orang yang suka memerintah padahal pangkat nya di bawah ku dan menganggap aku tidak mampu.Tapi aku diam saja dan mengejakan pekerjaan ku,yah begitulah hidup penuh dengan manipulasi tapi kita jangan sampai termanipulasi.Karena kalau kita salah jalan satu kali yang betul-betul salah,kita tidak bisa mengulanginya atau merestart.Yang ada kita pasti berpikir untuk tidak ingin hidup di dunia ini dan kita akhirnya bunuh diri,padahal hidup itu berputar dan selalu meninggalkan jejak-jejak hidup kita yang akan menjadi pelajaran bagi orang lain.
Jumat, 02 Desember 2011
Aku Bahagia Bila Dirimu Bahagia
Hari ini,adalah hari yang kutungggu
Saat kita kata hati mu menunggu
Menerima cinta ini yang ku pendam
Di tempat yang paling indah
Tapi saat hati ini siap mengatakan
Dia datang dengan sejuta materinya
Dan kau pergi begitu saja tinggalkan aku
Ku berjalan pulang dengan kesedihan ku
Mengingat saat kau pergi begitu saja dariku
Kulihat kau tersenyum bahagia dengan dia
Tapi tak apalah aku selalu menunggunya
Jika dirimu bahagia aku pun bahagia seperti mu
Walaupun tak bersamamu tapi hatiku bersamamu
Jangan pernah lupakan aku disitu,dihatimu
Saat kita kata hati mu menunggu
Menerima cinta ini yang ku pendam
Di tempat yang paling indah
Tapi saat hati ini siap mengatakan
Dia datang dengan sejuta materinya
Dan kau pergi begitu saja tinggalkan aku
Ku berjalan pulang dengan kesedihan ku
Mengingat saat kau pergi begitu saja dariku
Kulihat kau tersenyum bahagia dengan dia
Tapi tak apalah aku selalu menunggunya
Jika dirimu bahagia aku pun bahagia seperti mu
Walaupun tak bersamamu tapi hatiku bersamamu
Jangan pernah lupakan aku disitu,dihatimu
Memulai Hidup baru
Hari itu adalah hari yang paling aku suka
Hari dimana cinta kita bersemi kembali
Memulai lagi lembar baru yang dulu hilang
Menjalani kehidupan hanya untuk keluarga
Walaupun badai akan terus menerjang dan tembok memisahkan kita
Aku kan setia menjaga dan menemani mu hingga sampai waktunya tiba
Hari demi hari berlalu
Meninggalkan masa lalu yang kelam
Dan memulai hidup baru
Cerah,mentari pagi bersinar cerah
Senyum,matahari matahri itu tersenyum
Bersih,teringat hatimu yang selalu bersih
Cerah Senyum bersih,itulah yang kulihat ada pada wajahmu
Hari dimana cinta kita bersemi kembali
Memulai lagi lembar baru yang dulu hilang
Menjalani kehidupan hanya untuk keluarga
Walaupun badai akan terus menerjang dan tembok memisahkan kita
Aku kan setia menjaga dan menemani mu hingga sampai waktunya tiba
Hari demi hari berlalu
Meninggalkan masa lalu yang kelam
Dan memulai hidup baru
Cerah,mentari pagi bersinar cerah
Senyum,matahari matahri itu tersenyum
Bersih,teringat hatimu yang selalu bersih
Cerah Senyum bersih,itulah yang kulihat ada pada wajahmu
Terima Kasih Atas Cintamu
Saat melihat matahari tenggelam
Ingin sekali kau ada disisiku
Walaupun hati terasa kelam
Ku selalu mengharapkanmu
Tapi begitu malam datang mengapa kau pergi?
Padahal sudah lama ingin kurasakan rasa ini
Ku buat ini saat kau butakan hatiku dulu
Ku buat ini saat cinta kita bersemi dulu
Berdiri menantang hujan dan badai
Ingatlah saat kita saling mencintai
Thanks for all and everything have you give to me
You always in my heart and thanks for your love
Ingin sekali kau ada disisiku
Walaupun hati terasa kelam
Ku selalu mengharapkanmu
Tapi begitu malam datang mengapa kau pergi?
Padahal sudah lama ingin kurasakan rasa ini
Ku buat ini saat kau butakan hatiku dulu
Ku buat ini saat cinta kita bersemi dulu
Berdiri menantang hujan dan badai
Ingatlah saat kita saling mencintai
Thanks for all and everything have you give to me
You always in my heart and thanks for your love
Teringat Malam Itu
Kian malam berganti malam dan dingin yang menjadi-jadi
Teringat terus kata-katamu walaupun sekarang kita berpisah
Saat hatiku ini membeku hidupku kini tiada arti tanpamu
Walaupun kulihat begitu banyak penggantimu yang ada
Namun mereka tak bisa menggantikan semua tentang mu
Lihat lah hatiku ini,apa dirimu sudah melupakan semuanya
Malam ini adalah malam saat kita berdua
Dan malam itu adalah kenangan kita berdua
Tapi mengapa kau tinggalkan aku seperti ini
Malam-malam yang indah kini telah tiada
Cinta suci ini sudah tiada dan kini dia pergi
Malam ini ku kenang semua cerita itu
Walaupun terasa sakit saat teringat dirimu
Ku kan selalu menunggumu disini
Teringat terus kata-katamu walaupun sekarang kita berpisah
Saat hatiku ini membeku hidupku kini tiada arti tanpamu
Walaupun kulihat begitu banyak penggantimu yang ada
Namun mereka tak bisa menggantikan semua tentang mu
Lihat lah hatiku ini,apa dirimu sudah melupakan semuanya
Malam ini adalah malam saat kita berdua
Dan malam itu adalah kenangan kita berdua
Tapi mengapa kau tinggalkan aku seperti ini
Malam-malam yang indah kini telah tiada
Cinta suci ini sudah tiada dan kini dia pergi
Malam ini ku kenang semua cerita itu
Walaupun terasa sakit saat teringat dirimu
Ku kan selalu menunggumu disini
Langganan:
Komentar (Atom)