hahahahahaha...........ni foto siapa yang ambil ya????(gue di belakang sendiri)keren dech,tapi sayang nya gue gak bawa kamera digital sendiri,jadi nya gak bisa mengabadikan pas gue ma relawan yang laen menghibur mereka.Sungguh indah pengalaman di sana,walaupun harus turut bersedih untuk mereka yang menjadi korban bencana merapi. Senang nya bisa menghibur mereka yang jadi korban,semoga gak terjadi lagi kejadian seperti itu(bencana alam meletus nya merapi).
Awal nya tu pas mereka gak percaya kalo mau meletus se-dasyat itu.Seperti pas merapi meletus dengan letusan yang kecil dan tidak merusak rumah-rumah penduduk di sekitar,mereka berbondong-bondong turun gunung.Tapi nyatanya letusan itu cuma menimbulkan kerusakan pada hutan di dekat puncak merapi,dan mereka mungkin berpikiran letusan yang kali ini sama dengan tahun lalu.Eiits....ternyata tidak,mereka telah di teringat kan untuk turun tapi tida di gubris.Mereka tetap tinggal di rumah masing-masing dan alhasil kini mereka menjadi korban letusan merapi yang mati,adapun yang menyelamatkan diri.Innalillahi wa'innailaihi roji'un.
Mbah Marijan pun bernasib malang,beliau mati terkena awan panas.Dan tubuh nya hangus tapi dalam keadaan bersujud ke arah barat,sungguh kuasa Allah SWT yang membuat mbah Marijan mati dengan bersujud minta ampunan kepada Allah SWT(itu menurut gue).Tapi yah,apa boleh buat itu dah terjadi danAllah takkan merunah itu.Karena Allah SWT tak mungkin menghidupkan kembali orang yang sudah meninggal.Kun fayakun :yang terjadi terjadilah begitu kata guru ngaji gue/uztadz gue.
Mmm,setelah dipikir kita harus hati-hati terhadap bencana sekecil apapun,karena Allah SWT bisa menjadikan bencana yang kecil menjadi bencana besar,Sungguh kuasa Allah SWT sampai akhir jaman.Allahuakbar.
ni foto pas bencana merapi,walaupun gue cari nya di google and gak bisa memfoto sendiri tapi tetep bisa di jadikan foto blog biar gak sepi,hahahahahaha.............




Tidak ada komentar:
Posting Komentar